Pencarian

Makna Dibalik Lagu Adele ~ Rolling in the Deep: Jangan pernah meremehkan hati seseorang

"Rolling in the Deep" adalah lagu yang bercerita tentang kemarahan adele kepada kekasihnya, karena terus-terusan diremehkan. Kekasihnya selalu mengatakan pada adele bahwa jika adele tidak bersama dirinya, maka hidup adele akan membosakan, kesepian, dsb. Oleh karena alasan itulah adele menciptakan lagu ini, sebagai ungkapan rasa tersinggungnya karena selalu diremehkan dan sebagai sindiran pada kekasihnya bahwa adele bisa hidup sendiri tanpa kekasihnya.

Dikatakan dalam sebuah wawancara, Adele memaknai kata “Rolling in the Deep” sebagai kata “persetan kamu.” kata ini adalah pengandaian dari puncak emosi seseorang. Kita tahu jika kita telah amat emosi pada suatu hal, pikiran kita selalu tergulung/berputar (gelap mata), dan biasanya perasaan tersebut disertai umpatan layaknya umpatan “persetan” atau umpatan kotor lainya.

Untuk memperjelas bagaimana kisah di lirik lagu secara detil, kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan liriknya. Baca sampai habis ya, supaya mendapat semua kesimpulan tentang makna lagunya di akhir tulisan.

Verse 1:
There's a fire starting in my heart
Ada bara api yang membakar hatiku
Reaching a fever pitch and it's bringing me out the dark
Mencapai puncak terpanas dan membawaku keluar dari kegelapan
Finally, I can see you crystal clear
Akhirnya, aku bisa melihatmu sejernih kristal
Go head and sell me out and I'll lay your ship bare
Teruslah permainkan diriku dan kan kutunjukkan bahteramu
See how I'll leave with every piece of you
Lihatlah bagaimana aku kan pergi membawa tiap bagian dari dirimu
Don't underestimate the things that I will do
Jangan remehkan hal-hal yang akan kulakukan
There's a fire starting in my heart
Ada bara api yang membakar hatiku
Reaching a fever pitch and it's bringing me out the dark
Mencapai puncak terpanas dan membawaku keluar dari kegelapan
Baris pembuka lagunya, langsung memunculkan kata “api” sebagai bentuk emosi terdalam adele pada kekasihnya. Api/emosi itulah yang membuat adele sadar akan kebenaran. Bagai keluar dari kegelapan, bagai melihat kristal yang jernih, adele sadar bahwa adele selalu diremehkan oleh kekasihnya, selalu disakiti oleh kekasihnya selama ini. Adele dalam lirik ini juga menekankan pada kekasihnya untuk tak meremakanya lagi, karena jika sudah emosi, adele juga bisa melakukan apapun.

Pre-Chorus:
The scars of your love remind me of us
Bekas luka karena cintamu mengingatkanku pada kisah kita
They keep me thinking that we almost had it all
Semua itu membuatku terus berpikir bahwa kita hampir lewati semua itu
The scars of your love, they leave me breathless
Bekas luka cintamu, membuatku terengah-engah
I can't help feeling
Tak bisa lagi kutahan perasaan ini
Padahal, hubungan adele dengan kekasihnya bisa saja berlangsung baik-baik saja dan indah. Namun melihat kenyataan bahwa kekasihnya terus menyakiti adele, adele kemudian menyerah dan tak sanggup lagi mempertahankan kisah percintaan mereka. Luka itu terlalu perih bagi adele.

Chorus:
We could have had it all
Kita bisa memiliki semuanya
(You're gonna wish you – never had met me)
(Kau akan berharap tak pernah bertemu denganku)
Rolling in the deep
Berputar pada kedalaman
(Tears are gonna fall, rolling in the deep)
(Airmata akan jatuh, Berputar pada kedalaman)
You had my heart inside of your hand
Hatiku ada dalam cengkramanmu
(You're gonna wish you – never had met me)
(Kau akan berharap tak pernah bertemu denganku)
And you played it to the beat
Dan kau memainkannya sesuai irama
(Tears are gonna fall, rolling in the deep)
(Airmata akan jatuh, Berputar pada kedalaman)
Lirik “We could have had it all” dapat dimaknai bahwa hubungan antara adele dan kekasihnya punya potensi kebahagiaan yang luar biasa. Tapi kekasihnya sendirlah yang menghancurkan hubungan itu yang membuat adele emosi. Ketika adele sudah emosi, adele juga bisa menyakiti hati kekasihnya, jadi adele memperingatkan pada kekasihnya utuk tak bertemu lagi denganya.

Adele memaknai kata “Rolling in the Deep” dalam lirik ini, sebagai kata “persetan kamu.” kata ini adalah pengandaian dari puncak emosi adele. Kita tahu jika kita telah amat emosi pada suatu hal, pikiran kita selalu tergulung/berputar (gelap mata), dan biasanya perasaan tersebut disertai umpatan layaknya umpatan “persetan” atau umpatan kotor lainya. Adele hanya emosi, adele hanya lelah, karena terus dikekang/dicengkram, dan dipermainkan perasaanya oleh keksinya bagai permainan irama.

Verse 2:
Baby, I have no story to be told
Kasih, aku tak punya cerita untuk dikisahkan
But I've heard one of you and I'm gonna make your head burn
Namun tlah kudengar ceritamu dan aku kan membuat bahteramu terbakar
Think of me in the depths of your despair
Memikirkanku dalam putus asamu
Making a home down there, as mine sure won't be shared
Membuat rumah sendiri, karena rumahku tentu takkan kubagi
Lirik ini menekankan bahwa Adele tahu beberapa hal buruk tentang kekasihnya, dan sekarang dia akan balas dendam bagai membakar sebuah bahtera/kapal. Pada dasarnya, adele dalam lirik ini menginginkan perpisahan, dan berharap perpisahan tersebut dapat menyakiti hati kekasihnya. Adele tak mau lagi mengasihi hati kekasihnya karena hati adele taakan bisa dibagi lagi.

Bridge:
Throw your soul through every open door
Lemparkan jiwamu lalui setiap pintu yang terbuka
Count your blessings to find what you look for
Menghitung kebaikanmu tuk temukan apa yang kau cari
Turn my sorrow into treasured gold
Mengubah deritaku menjadi emas berharga
You pay me back in kind and reap just what you sow
Kau balas aku dengan cara sempurna dan menuai yang kau tabur
Lirik “Throw your soul through every open door” dapat dimaknai bahwa adele menginginkan kekasihnya pergi dari hidupnya dan menemukan hal lain (pintu bisa dimaknai sebagai pengalaman baru). Adele juga menganggap bahwa cinta dari kekasihnya tak pernah tulus karena selalu menghitung kebaikan. Dan semua rasa sakit, derita yang adele alami membuat adele sadar dan mengabil semua pelajaran bagai emas yang berharga. Adele hanya menganggap bahwa kekasihnya telah menyakiti adele dengancara yang sempurna, dan sekarang kekasihnya meuai apa yang ia lakukan, karena akhirnya adele akan pergi dari hidupnya.

Kesimpulan:
Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan lirik lagunya, dapat disimpulan bahwa lagu Rolling in the Deep mencerikatan tentang kemarahan membara yang adele rasakan pada kekasihnya. Dalam lagu ini adele menganggap bahwa kekasinya selalu meremehkanya, selalu menyakiti hatinya, dan selalu mempermainkanya. Dari semua masalah tersebut, adele kemudian punya tekad yang bulat untuk berpisah dengan kekasihnya dan berharap perpisahan tersebut dapat menyakiti hati kekasihnya. Adele tak mau lagi mengasihi hati kekasihnya, karena hati adele taakan bisa dibagi lagi, biarlah semua rasa sakit yang adele alami menjadi sebuah pelajran berharga dalam hidupnya.

Rolling in the Deep, sejara sederhana mengajarkan pada kita untuk menghargai arti penting seseorang, terutama kekasih. Ya, dalam hubungan percintaan sudah seharusnyalah kita saling menghargai satu sama lain. Jangan pernah menyesal jika orang yang kita cintai pergi dalam hidup kita hanya karena kita selalu tak menghargainya dan meremehkan hatinya. Lagu yang luar biasa.








*Penulis lirik lagu Rolling in the Deep adalah Paul Epworth & Adele. Lagu ini rilis pada tahun 2010. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

0 Response to "Makna Dibalik Lagu Adele ~ Rolling in the Deep: Jangan pernah meremehkan hati seseorang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel