Pencarian

Makna Dibalik Lagu: Taylor Swift ~ Lover

Tidak mengherankan bahwa Taylor Swift, hatinya mungkin terus berbunga-bunga sejak berpacaran dengan kekasihnya, Joe Alwyn. Pasangan ini telah berkencan cukup lama, sejak tahun 2016. dan meskipun keduanya menjaga privasi hubungan mereka dengan sangat tertutup, hubungan mereka rupanya makin mesra saja, dengan keluanya lagu lover, sebuah lagu ciptaan swift yang tentunya dipersembahkan untuk kekasih tercintanya Alwyn.

Dengan lagu barunya "Lover," Taylor akhirnya membuka tentang hubungan mereka jauh lebih dalam.dari sebelumnya. Lirik didalam lagunya juga seolah menyiratkan bahwa mereka sepertinya ingin mengambil sebuah langkah maju, ketahapan hubungan selanjutnya, yang lebih serius.

Banyak sekali rumor yang berkembang sejak dirilisnya lagu ini, karena para fans swift selalu menghubungkan bahwa lagu ini sepertinya adalah kode keras Swift untuk Alwyn untuk segera melamar dirinya. Hhmm… kita tunggu saja kelanjutan dari gossip-gosip tersebut supaya menjadi nyata.

Berikut adalah makna tersembunyi khusus di balik lagu baru Taylor, "lover." Kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan lirik lagunya….

Verse 1:
We could leave the Christmas lights up 'til January
Kita bisa membiarkan lampu Natal menyala sampai bulan Januari
This is our place, we make the rules
Ini adalah tempat kita, kitalah yang membuat peraturan
And there's a dazzling haze, a mysterious way about you, dear
Dan ada kabut yang menyilaukan, sesuatu yang masih membingungkan tentangmu, sayang
Have I known you 20 seconds or 20 years?
Aku telah mengenalmu 20 detik atau 20 tahun?
Dalam verse 1, Taylor membuka tentang betapa nyamannya dia bisa memiliki sebuah hubungan bersama Joe Alwyn, bahkan melakukan hal-hal yang mungkin tidak disetujui oleh orang lain. Keduanya selalu kompak untuk membuat aturan mereka sendiri dan rasanya mereka sudah saling kenal selama dia bisa mengingat. Entah hubungan itu berjalan selama 20 detik, ataupun 20 tahun, intinya swift nyaman bersama alwyn.

Lirik “cristmas lights” berasal dari semua pengalaman buruk Swift. Kita tahu bahwa dulu di tahun 2012, mantan swift pernah tak datang di pesta ulangtahunya tepat dibulan desember/waktu natal. Jadi dalam lirik ini, swift ingin menekankan bahwa Alwyn tak seperti mantan-mantanya yang dulu, karena Alwyn selalu menemani swift bahkan sampai pesta natal telah usai.

Chorus:
Can I go where you go?
Bisakah aku ikut kemanapun kau pergi?
Can we always be this close forever and ever?
Bisakah kita sedekat ini selamanya?
And ah, take me out, and take me home
Dan ah, bawa aku keluar, dan bawa aku pulang
You're my, my, my, my lover
Kau adalah kekasihku
Chorus/reff, Taylor terbuka tentang keinginan untuk dekat dengan Alwyn setiap kali dia pergi ke suatu tempat. Dia ingin merasa sedekat yang dia lakukan selamanya dan menikmati waktunya bersama Joe. “dekat kemanapun dan dimanapun ia pergi” juga seolah kode keras swift terhadal alwyn untuk meneruskan hubungan mereka kearah lebih serius seperti layaknya pertunangan, atau pernikahan.

Verse 2:
We could let our friends crash in the living room
Kita boleh membiarkan teman-teman kita bersenang-senang di ruang tamu
This is our place, we make the call
Ini adalah tempat kita, kita lah yang berkuasa
And I'm highly suspicious that everyone who sees you wants you
Dan aku begitu curiga jika ada orang yang melihatmu, mereka yang tampak menginginkanmu
I've loved you three summers now, honey, but I want 'em all
Kita telah bersama selama tiga musim panas, sayang, tapi aku ingin kita selamanya
Taylor terus menunjukkan bahwa mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan satu sama lain, bahkan membuat rumah di mana orang lain bisa merasa nyaman. Dia juga menunjukkan bahwa dia cemburu ketika dia melihat wanita dekat dengan Joe. Cemburunya swift di lirik ini, menunjukan bahwa swift sangat mencintai Joe Alwyn..

Bridge:
Ladies and gentlemen, will you please stand?
Hadirin sekalian, maukah kalian berdiri?
With every guitar string scar on my hand
Dengan setiap goresan dari senar gitar di tanganku
I take this magnetic force of a man to be my lover
Aku mengambil sumpah dari seorang pria untuk menjadi kekasihku
My heart's been borrowed and yours has been blue
Hatiku telah dipinjam dan hatimu menjadi biru
All's well that ends well to end up with you
Semua baik-baik saja jika bersamamu
Swear to be overdramatic and true to my lover
Aku bersumpah tuk menyanyangi dan setia kepada pasanganku
And you'll save all your dirtiest jokes for me
Dan kau akan menyimpan semua lelucun paling kotor untukku
And at every table, I'll save you a seat, lover
Dan di setiap meja, aku akan menarik kursi untukmu, sayang
Can I go where you go?
Bisakah aku ikut kemanapun kau pergi?
Bridge adalah inti lagunya, Taylor seolah menulis lirik yang terasa seperti sumpah pernikahan, mungkin mengisyaratkan fakta bahwa mereka terbuka untuk mengambil langkah selanjutnya dalam hubungan mereka. Dia secara terbuka berbicara tentang cintanya pada Joe dan bahwa dia sangat senang bersamanya. Dia terus berbicara tentang betapa nyamannya dia bersamanya, bahkan sampai-sampai secara terbuka overdramatic layaknya lirik “menarik kursi untukmu sayang”

Kesimpulan:
Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan liriknya, lagu “lover” punya lirik yang begitu romantis, dan lirik-lirik tersebut sepertinya diciptakan oleh Swift untuk kekasih tercintanya Alwyn. Lagu ini seolah adalah sebuah ungkapan betapa mendalam perasaan Swift untuk Alwyn.

Dalam lagu ini, Taylor seolah ingin terus mengatakan bahwa dia ingin bersama Joe selamanya. Dia secara terbuka menegaskan bahwa dia benar-benar jatuh cinta padanya dan ingin dunia tahu bahwa Alwyn akan menjadi orang yang suatu hari nanti akan dinikahinya.







*Penulis lirik lagu Lover adalah Taylor Swift. Lagu ini rilis pada tahun 2019. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

0 Response to "Makna Dibalik Lagu: Taylor Swift ~ Lover "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel