Pencarian

Makna Dibalik Lagu: Under Pressure ~ Queen


Lagu "Under Pressure" punya makna berbeda-beda bagi para fans setia Queen. Yang paling umum, lagu dikatakan berbicara tentang tekanan hidup yang selalu kita alami. Misalkan, kita ditekan tukang kridit suruh bayar utang, ditekan kantor kejar deadline misal, dsb yang membuat kepala kita pusing setiap hari.  

Interpretasi lain dari lagu "Under Pressure" adalah tentang tekanan cinta. Kita tahu bahwa pasangan kita seringkali menekan kita dalam sebuah hubungan prcintaan, cemburu, marah yang membuat hidup kita tertekan jika memikirkanya. Beberapa lirik dalam lagu mendukung argumen ini, jadi saya berusaha memakknai lagunya dengan acamata percintaan saja.

Oke, untuk memperjelas bagaimana kisah di lirik lagu secara detil, kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan liriknya. Baca sampai habis ya

Verse 1:
Pressure pushing down on me
Tekanan, menimpa diriku
Pressing down on you, no man ask for
Menimpa dirimu, padahal tak ada yang meminta
Under pressure that burns a building down
Di bawah tekanan yang meluluhlantakkan bangunan
Splits a family in two
Menceraiberaikan keluarga
Puts people on streets
Menempatkan orang-orang di jalanan
Bayangkan jika kamu punya pasangan yang selalu menekanmu, mengekangmu, cemburuan dll. Semua sifat tersebut pasti akan membuatmu tertekan, dan ujung-unjungnya terjadilah pertengkaran. Jika tekanan tersebut dialami oleh suami istri, pastilah hubungan mereka lambat laun bercerai berai.

Chorus:
It's the terror of knowing
Sebuah teror jika kau tahu
What this world is about
Tentang apa dunia ini
Watching some good friends
Menyaksikan beberapa teman baik
Screaming, "Let me out!"
Berterik, "Bebaskan aku!"
Tomorrow gets me higher
Esok kan membawaku melayang tinggi
Pressure on people
Tekanan menimpa orang
People on streets
Orang-orang di jalanan
Pasangan yang posesif, curigaan, bentar-bentar nelpon, dalam lirik lagu ini diantaikan sebagai “terror” kita serasa dicekik oleh pasangan kita karena tak bebas mau ini dan itu.

Verse 2:
Chippin' around, kick my brains 'round the floor
Mengiris-iris, menyentak otakku hingga berceceran
These are the days - it never rains but it pours
Inilah hari-hari, tak pernah hujan tapi tumpah
People on streets - people on streets
Orang-orang di jalanan
Lirik yang paling menarik di verse 2 ini adalah “These are the days - it never rains but it pours” yang bisa saja bermakna bahwa hari-hari kita yang cerah, yang membahagiakan, ehh tiba-tiba pasangan kita marah. Kan bete

Bridge:
Turned away from it all like a blind man
Tlah berpaling dari semua ini seperti orang buta
Sat on a fence but it don't work
Duduk di atas pagar, tapi tiada guna
Keep coming up with love
Terus hadir dengan cinta
But it's so slashed and torn
Tapi tergores dan terkoyak
Why, why, why?
Mengapa, mengapa, mengapa?
Love,love,love
Kasih, kasih, kasih,
Insanity laughs, under pressure we're cracking
Tertawa gila, di bawah tekanan kita hancur
Kita yang punya pasangan yang selalu menekan, lambat laun kita pasti akan selalu menghindarinya. Karena ya itu, kita tidak diberikan ruang, kita bicara aja kadang ga dianggap kaya orang gila.

Verse 3:
Can't we give ourselves one more chance?
Tidak bisakah kita memberi diri kita satu kesempatan lagi?
Why can't we give love that one more chance?
Mengapa tak kita berikan satu kesempatan lagi pada cinta?
Why can't we give love, give love, give love,
Mengapa tak kita beri cinta, beri cinta
give love, give love, give love, give love, give love?
Beri cinta, beri cinta, beri cinta, beri cinta?
Dalam kalutnya semua tekanan, kita kadang memohon pada pasangan kita untuk menyetop semua tekanan itu karena kita Lelah terus ditekan, kenapa pasangan kita tak memberikan cinta saja sih pada kita?

Outro:
'Cause love's such an old-fashioned word
Karena cinta adalah sebuah kata kuno
And love dares you to care for
Dan cinta menantangmu untuk peduli pada
The people on the edge of the night
Orang-orang di tepian malam
And love dares you to change our way of
Dan cinta menantangmu tuk mengubah cara kita
Caring about ourselves
Peduli pada diri sendiri
This is our last dance
Inilah dansa terakhir kita
This is our last dance
Inilah dansa terakhir kita
This is ourselves
Inilah kita
Under pressure
Di bawah tekanan
Under pressure
Di bawah tekanan
Pressure
Tekanan
Cinta itu suatu yang indah, jika terus-terusan dijadikan tekanan maka setiap orang akan pergi. Begitupun layaknya lirik ini, kita yang selalu ditekan oleh pasangan kita bisa saja pergi meninggalkanya. Gimana-gimana juga kita harus memikirkan diri kita sendiri.











*Penulis lirik lagu Under Pressure adalah David Bowie, John Deacon, Brian May, Roger Taylor & Freddie Mercury. Lagu ini rilis tahun 1981. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.


0 Response to "Makna Dibalik Lagu: Under Pressure ~ Queen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel