Pencarian

Sangat Memilukan: Makna Dibalik Lagu Tones and I ~ Dance Monkey


"Dance Monkey" adalah lagu yang diciptakan oleh penyanyi asal Australia Toni Watson (Tones and I). Dalam wawancaranya dengan Billboard, wanita cantik itu mengatakan bahwa pembuatan lagu ini terinspirasi dari pengalaman pahit hidupnya, kita tahu bahwa Toni, menjadi pengamen jalanan selama 8 tahun lebih, dan semua itu membuatnya sangat frustasi. “I’d been busking for seven or eight hours, and I had done six encores. So many people get inspired in the moment and just make up bullshit to try to give you hope.”   

Lagu “Dance Monkey” secara sederhana mengacu pada pengalaman pribadi Toni sebagai pengamen, membandingkan dirinya dengan monyet terlatih, yang keberadaannya murni untuk menghibur. Yap, seperti itulah fakta sejarah dari lagunya, jika kita melihat pengamen di jalanan, kadang-kadang seseorang menyamakan mereka taubahnya seperti topeng monyet yang menghibur orang-orang dijalanan. Oke, untuk lebih jelas dan lengkap mengenai lagu ini, mari kita interpretasi saja liriknya

Verse 1:
They say, "Oh my God, I see the way you shine
Mereka bilang” Ya Tuhan, aku melihat caramu bersinar
Take your hands, my dear, and place them both in mine"
Ulurkan tanganmu, sayang, dan letakan keduanya di tanganku”
You know you stopped me dead while I was passing by
Ketahuilah kau menghentikan kematianku saat aku sedang sekarat
And now I beg to see you dance just one more time
Dan sekarang aku memohon agar bisa melihatmu menari sekali lagi
Toni menulis lagu "Dance Monkey" disuatu malam di jalan, dan itu adalah malam di mana ia sudah mengamen selama 6 jam. Pada saat itu ada segerombolan pria mabuk mencuri uangnya. Dengan kata lain, lirik “They say” merujuk pada pria-pria mabuk tersebut. Lirik “Take your hands, my dear, and place them both in mine” menceritakan lebih lanjut bahwa pria-pria tersebut setelah mencuri uang toni, toni kemudaian mengulurkan tanganya dan meminta uang tersebut diletakkan di tanganya. Pria mabuk tersebut kemudian membuly toni dengan mengatakan kata “dance” padahal dia kan seorang penyanyi, mengapa harus berdansa?

Pre-Chorus:
Ooh, I see you, see you, see you every time
Ooh, aku melihatmu, melihatmu, melihatmu setiap waktu
And oh my, I, I like your style
Dan aku, aku menyukai gayamu
You, you make me, make me, make me wanna cry
Kau, kau buatku, buatku, buatku ingin menangis
And now I beg to see you dance just one more time
Dan sekarang aku memohon agar bisa melihatmu menari sekali lagi
Lirik ini masih menceritakan tentang segerombolan pria tersebut, yang menghina toni denga mengatakan “aku suka gayamu” “aku ingin melihat engkau menari lagi layaknya topeng monyet”

Chorus:
So I say
Jadi ku bilang
Dance for me, dance for me, dance for me, oh-oh-oh
Menarilah untukku, menari untukku, menari untukku oh oh oh
I've never seen anybody do the things you do before
Aku belum pernah melihat orang lain melakukan hal-hal yang kau lakukan sebelumnya
They say
Mereka bilang
Move for me, move for me, move for me, ayy-ayy-ayy
Bergeraklah untukku, bergerak untukku, bergerak untukku ay ay ay
And when you’re done, I'll make you do it all again
Dan ketika kamu selesai, aku akan membuatmu melakukan semuanya lagi
Dalam wawancaranya dengan Billboard, Toni berkata bahwa reff lagu mengungkapkan tentang rasa frustasinya karena selalu dihina orang. Toni juga berkata bahwa bahwa kata “Dance” bisa juga bermaknya “sing/bernyanyi”. Jadi kata dance tak bahnya kata bernyanyi. begitupun kata “pengamen” tak ubahnya kata “monyet/topeng monyet” plilu

Verse 2:
I said, "Oh my God, I see you walking by
Ku bilang, “ya tuhan, aku melihatmu berjalan
Take my hands, my dear, and look me in my eyes"
Pegang tanganku, sayangku, dan tatap mataku
Just like a monkey, I've been dancin’ my whole life
Sama seperti monyet, aku telah menari sepanjang hidupku
But you just beg to see me dance just one more time
Dan sekarang kau memohon agar bisa melihatku menari sekali lagi
Ini adalah klimaks dari lagunya. Disini toni mulai berfikir bahwa mengemen itu layaknya seperti topeng monyet, sehingga toni Lelah dengan semua itu.



Kesimpulan:
Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan liriknya, lagu “Dance Monkey” secara sederhana bercerita pada pengalaman pribadi Toni Watson sebagai pengamen, kita tahu bahwa Toni, menjadi pengamen jalanan selama 8 tahun lebih dan selalu dihina dan di bully oleh orang orang. Kata “dance monkey” sendiri adalah metafora yang berarti bahwa seorang pengamen jalanan itu takubahnya seperti atraksi topeng monyet yang menari-nari dijalanan.

Lagu ini menurut saya sangat inspiratif. Karena liriknya seolah dapat memotifasi kita untuk mengacuhkan omongan-omongan jelek dari orang lain. Bahkan saat kamu dikatain monyet, jangan menyerah, karena akhirnya pun, pengamen jalanan layaknya Toni, akhirnya bisa viral dan mendulang sukses walaupun telah dihina habis-habisan.





*Penulis lirik lagu Dance Monkey adalah Toni Watson. Lagu ini rilis pada tahun 2018. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog

Cyntia Maharani Menulis dari hati, walau hanya sebuah asumsi pribadi.

0 Response to "Sangat Memilukan: Makna Dibalik Lagu Tones and I ~ Dance Monkey"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel