Pencarian

Makna Dibalik Lagu: Linkin Park ~ Hands Held High (Terjemahan Lirik Lagu dan Arti)

Makna Singkat Lirik Lagu Linkin Park ~ Hands Held High
Lagu "Hands Held High" dibuat sebagai kritikan kepada pemerintah Amerika Serikat, karena negara tersebut secara membabi-buta menginfansi atau menyerang negara-negara arab layaknya irak, tanpa alasan yang kuat. Sehingga banyak orang yang tak bersalah menjadi korban jiwa. Lagu ini secara gamblang mengkritik orang-orang kaya dan politisi, yang menggunakan kekuatan politik mereka hanya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Layaknya di negara irak, orang kaya dan politisi negara amerika seolah ingin menjarah minyak-minyak mereka. Lagu ini menggunakan irama yang seolah-olah dinyanyikan di gereja, sebagai metafora bahwa perang adalah suatu bentuk kejahatan yang dilarang oleh tuhan.

Cerita didalam lagu ini, dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama (verse 1) menceritakan trentang warga amerika, layaknya Chester Bennington dan Mike Shinoda yang mencoba mempertanyakan tentang manfaat perang. Dalam lirik “Like they understand you in the back of the jet” Chester dan Mike, seolah memandang bahwa pemerintah Amerika sangat sembrono karena menuduh warga Irak adalah dalang pembajakan sebuah jet yang menabrak Menara kembar World Trade Center. Karena tuduhan yang tak berdalil tersebut (buktinya memak tak pernah kuat sampai sekarang) , akhirnya negara irak diinfansi dan diserang. Mike dan Chester, kemudian seolah menuduh bahwa perang tersebut didasari bukan karena masalah terorisme, melaikan minyak, ya amerika memang mengincar kekayaan alam irak yang punya minyak berlimpah. Di verse 1 ini, Mike dan Chester juga seolah mengejek presiden Amerika saat itu George W. Bush sebagai presiden yang terlalu sembrono, ia tak punya alasan kuat untuk berperang dan tak punya bukti yang kuat bahwa orang irak adalah pembajak pesawat yang menabrak WTC, namun Bush seolah memaksakan perang tetap terjadi., sehingga Bush dikatakan dalam lirik ini sebagai presiden yang gugup dan tak berkompeten. Semua orang tertawa lucu melihat tingkah Bush ini.

Cerita bagian ke dua lagu ini, tertulis di verse 2 lagu. Setelah di verse 1, ceritanya tentang warga amerika yang menolak perang, verse ke 2 lagu ini menceritakan tentang rakyat irak yang tak bersalah, layaknya cerita anak berumur 10 tahun dalam lirik lagunya. Diceritakan dalam liriknya, anak berusia 10 tahun tersebut menghadapi ketakutan disepanjang hidupnya karena ulah Amerika. Diusianya yang masih belia, ia telah melihat banyak pembunuhan, layaknya pembunuhan di masjid tempat orang berdoa, dipasar, dijalan dsb. Anak tersebut dalam liriknya seolah juga mengatakan bahwa ketika orang kaya berperang, maka orang miskin tak berdosa layaknya ia lah yang kan mati terlebih dahulu.

Perang hanya menimbulkan kesengsaraan, itulah makna yang ingin disampaikan Linkin Park lewat lagu "Hands Held High" ini. oleh sebab itu, Mike, Chester dan orang-orang lain diseluruh dunia yang menolak perang, berusaha berdoa dan mengangkat tangan mereka keatas langit yang biru, untuk mendoakan para korban-korban yang tak bersalah akibat kebiadaban perang. Lagu yang luar biasa.

Terjemahan & Arti Lirik Lagu Linkin Park ~ Hands Held High

Verse 1, Mike Shinoda:
Turn my mic up louder, I got to say something
Putar volume suara mik ku agar lebih keras, aku harus mengatakan sesuatu
Lightweights, step it aside when we come in
Amatiran, minggirlah karna kita akan masuk
Feel it in your chest, the syllables get pumping
Rasakan di dalam dadamu, suku kata penyemangat
People on the street, they panic and start running
Orang-orang di jalanan, mereka panik dan mulai berlarian

Words on loose leaf sheet, complete coming
Kata-kata pada lembaran daun yang layu, kan datang dengan lengkap
I jump in my mind and summon the rhyme I'm dumping
Aku melompat di dalam pikiranku dan memanggil sajak yang tlah ku buang
Healing the blind, I promise to let the sun in
Tuk sembuhkan orang buta, aku berjanji akan membiarkan sinar mentari masuk
Sick of the dark ways, we march to the drumming
Muak dengan cara-cara licik, mari kita berbaris mengikuti alunan dram


Jump when they tell us that they wanna see jumping
Lompatlah, ketika mereka ingin melihat kita melompat
F*ck that, I wanna see some fists pumping
Persetan, aku hanya ingin melihat beberapa kepalan tangan yang bersemangat
Risk something, take back what's yours
(Walau) kadang beresiko, ambil saja apa yang menjadi milikmu
Say something that you know they might attack you for
Katakan sesuatu tentang apa yang kau ketahui, (Karna) mungkin mereka kan menyerangmu

'Cause I'm sick of being treated like I have before
Karena aku muak diperlakukan seperti sebelumnya
Like it's stupid standing for what I'm standing for
Layaknya orang bodoh, berdiri untuk apa yang aku perjuangkan
Like this war's really just a different brand of war
Layaknya perang yang sebenarnya, perang ini sebenarnya hanyalah merek dagang yang berbeda
Like it doesn't cater to rich and abandon poor
Layaknya melayani orang yang kaya dan meninggalkan orang yang miskin

Like they understand you in the back of the jet
Seolah-olah mereka mengerti jika kau ada di belakang pesawat jet
When you can't put gas in your tank
Ketika kau tak dapat memasukkan gas ke dalam tangki mu
And these fuckers are laughing their way to the bank
Dan para keparat ini menertawakanmu senbari menuju ke bank
Cashing the check
Tuk mencarikan uang
Asking you to have compassion and have some respect
Meminta mu untuk memelas dan memiliki rasa hormat

For a leader so nervous in an obvious way
teruntuk seorang pemimpin yang sangat gugup dengan sanagat jelas
Stuttering and mumbling for nightly news to replay
Seolah gagap dan bergumam didalam siaran berita malam yang diulang-ulang
Dan seluruh dunia menyaksikannya, di penghujung hari
In the living room laughing like, "What did he say?"
Di ruang tamu (merekapun) tertawa seperti, "Apa sih yang dia katakan?"


Refrain, Chester Bennington:
Amen, Amen
Amin, amin
Amen, Amen
Amin, amin
Amen…
Amin…

Verse 2, Mike Shinoda:
In my living room watching but I am not laughing
Aku menontonnya di ruang tamu, namun aku tidak tertawa
'Cause when it gets tense, I know what might happen
Karena ketika semuanya menjadi tegang, aku tahu apa yang mungkin akan terjadi
The world is cold, the bold men take action
Dunia ini dingin, orang-orang kadang berani mengambil tindakan
Have to react or get blown into fractions
(Kita) harus bereaksi atau kita kan meledak dalam pecahan

Ten years old, it's something to see
Berusia sepuluh tahun, sesuatu yang kadang harus dilihat
Another kid my age drugged under a Jeep
(Ia adalah) anak seusiaku yang dibius, dimasukkan kedalam mobil jeep
Taken and bound and found later under a tree
Diambil dan diikat kemudian ditemukan di bawah pohon
I wonder if he had thought the next one could be me
Aku ingin tahu. apakah dia mengira korban yang berikutnya adalah aku

Do you see the soldiers that are out, today?
Apakah kau melihat tentara yang keluar, hari ini?
They brush the dust from bulletproof vests away
Mereka menyapu debu dari rompi anti peluru mereka
It's ironic, at times like this you'd pray
Sungguh ironis, pada saat-saat ketika kau akan berdoa
But a bomb blew the mosque up, yesterday
Sebuah bom kemudia meledak di masjid, kemarin

There's bombs on the buses, bikes, roads
Ada banyak bom meledak di bus, sepeda, jalan
Inside your market, your shops, your clothes
Di dalam pasar mu, toko-toko mu, pakaian mu
My dad, he's got a lot of fear, I know
Ayah ku, dia punya banyak ketakutan, aku mengetahuinya
But enough pride inside not to let that show
Namun ia punya keberanian yang cukup, untuk tak menunjukkanya

My brother had a book he would hold with pride
Adikku punya sebuah buku yang ia pegang dengan keberanian
A little red cover with a broken spine on the back
(Sebuah buku) kecil dengan sampul merah yang telah rusak dibagian belakangnya
He hand-wrote a quote, inside
Didalam-nya, Dia menulis sebuah kutipan
"When the rich wage war, it's the poor who die"
"Ketika orang kaya berperang, orang miskin lah yang kan mati"

Meanwhile, the leader just talks away
Sementara itu, para pemimpin hanya berbicara
Stuttering and mumbling for nightly news to replay
Seolah gagap dan bergumam didalam siaran berita malam yang diulang-ulang
The rest of the world watching, at the end of the day
Seluruh dunia menyaksikannya, di penghujung hari
In the living room laughing like, "What did he say?"
Di ruang tamu (merekapun) tertawa seperti, "Apa sih yang dia katakan?"

Refrain, Chester Bennington:
Amen, Amen
Amin, amin
Amen, Amen
Amin, amin
Amen…
Amin…

Chorus: Mike Shinoda & Chester Bennington:
With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu
With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu


With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu
With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu

With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu
With hands held high into a sky so blue
Dengan tangan terangkat tinggi ke langit yang begitu biru
As the ocean opens up to swallow you
Seolah lautan terbuka untuk menelan mu




*Penulis lirik lagu Hands Held High adalah Chester Bennington, Dave Farrell, Mr. Hahn, Rob Bourdon, Brad Delson, & Mike Shinoda. Lagu ini rilis pada 11 Mei 2007, dan masuk ke dalam album Minutes to Midnight (2007). Sedangkan interpretasi, pemaknaan, dan terjemahan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

Linkin Park ~ Hands Held High (Official Video)
Cyntia Maharani Menulis dari hati, walau hanya sebuah asumsi pribadi.

0 Response to "Makna Dibalik Lagu: Linkin Park ~ Hands Held High (Terjemahan Lirik Lagu dan Arti)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel