Green Day ~ Wake Me Up When September Ends | Terjemahan Arti & Makna Lirik Lagu

Makna Singkat Lirik Lagu Green Day ~ Wake Me Up When September Ends

Setelah diterjemahkan dan di artikan, lagu “Wake Me Up When September Ends” menurutku, bisa dimaknai kedalam dua makna yang berbeda. Pertama, lagu ini bisa dimaknai tentang kehidupan pribadi dari vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong. kedua, lagu ini bisa dimaknai ke dalam kisah percintaan.

Jika dimaknai dalam kacamata kehidupan pribadi dari vokalis Green Day Billie Joe Armstrong. Bait-bait lirik dalam lagu itu, merupakan ungkapan perasaan Billie Joe, saat dia masih berusia 10 tahun. Saat itu dia ditinggal pergi ayahnya untuk selamanya karena penyakit kanker esofagus yang dideritanya. Saat diwawancarai dengan majalah Cheat Sheet, Billie mengatakan bahwa judul lagu itu berasal dari kalimat yang ia ucapkan pada ibunya, tidak lama setelah pemakaman ayahnya. Setelah pemakaman itu, dia mengunci diri di kamarnya karena masih sangat sedih mengenang kepergian ayahnya. Saat dipanggil oleh ibunya dia lalu menyebut "wake me up when September ends (bangunkan aku saat September berakhir)". "Aku kira itu adalah sesuatu yang selalu kurasakan. Bulan September selalu mengingatkanku pada..., entahlah, seperti kekecewaan," kata Billie Joe saat wawancara tersebut. 

Kata "september" dipakai untuk judul lagunya, karena bulan tersebut merupakan bulan dari kematian ayahnya. jadi jelaslah disini, Billie seolah ingin menghapus bulan september dari hidupnya karena bulan tersebut merupakan bulan terberat dalam hidupnya.

Kematian seringkali berujung sebagai pengalaman traumaris. Billie Joe masih berusia 10 tahun ketika ayahnya meninggal. Dia mengungkapkan bahwa usianya saat itu memengaruhi caranya memproses trauma itu. "Rasanya aneh. Ketika sesuatu seperti itu terjadi saat usiamu masih muda, rasanya seolah kehidupan dimulai lagi dari nol," ujar dia. Wake Me Up When September Ends adalah sebuah lagu sedih, namun Armstrong mengatakan bahwa dirinya tidak merasakan emosi negatif apapun saat menuliskannya. "Aku memikirkannya (ayahku) setiap hari, sungguh. Aku bahkan mencoba menghindari menulis tentang dirinya selama bertahun-tahun, dan ketika akhirnya aku bisa melewatinya, rasanya sangat melegakan. Bukan berarti aku mengeluarkan semua emosi negatif, tapi lebih seperti memberi penghormatan untuknya," kata Billie.

Jika dimaknai ke dalam kisah percintaan
. Lagu ini berkisah tentang seorang wanita yang ada di video klip lagu. Dari detik pertama sampai detik terakhir, wanita tersebut selalu menunggu kekasih prianya yang tak pernah Kembali dari medan perang. Wanita tersebut selalu mengenang momen-momen indah dengan sang pria, dan berusaha iklas jika sang pria tak Kembali, maka itu bukan salah si pria. Wanita tersebut tahu, si pria tak punya niatan untuk meninggalkanya. Si pria berjanji untuk pulang, namun takdir berkata lain. Si pria sepertinya gugur di medan perang.

Oke mungin itu saja pemaknaan singkat lirik lagu Wake Me Up When September Ends, jika kakak ingin membaca interpretasi makna liriknya secara lengkap, scroll kebawah ya, karena interpretasi makna lirik lagu Wake Me Up When September Ends ada di akhir terjemahan. Berikut merupakan terjemahan, dan arti dari lirik lagu Wake Me Up When September Ends.

Arti & Terjemahan Lirik Lagu Green Day ~ Wake Me Up When September Ends
Verse 1:
Summer has come and passed
Musim panas datang dan pergi
The innocent can never last
Anak polos yang tak pernah bisa bertahan
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir
Like my father's come to pass
Seolah ayahku baru datang
Seven years has gone so fast
Tujuh tahun tlah berlalu begitu cepat
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Chorus:
Here comes the rain again
Hujan datang lagi
Falling from the stars
Jatuh dari bitang-bintang
Drenched in my pain again
Membasahi lukaku lagi
Becoming who we are
Menjadi diri kita sendiri
As my memory rests
Saat kenanganku istirahat
But never forgets what I lost
Namun tak pernah lupa yang tlah hilang dariku
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Verse 2:
Summer has come and passed
Musim panas datang dan pergi
The innocent can never last
Anak polos yang tak pernah bisa bertahan
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir
Ring out the bells again
Bunyikan lagi lonceng-lonceng itu
Like we did when spring began
Seperti yang kita lakukan saat musim semi tiba
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Chorus:
Here comes the rain again
Hujan datang lagi
Falling from the stars
Jatuh dari bitang-bintang
Drenched in my pain again
Membasahi lukaku lagi
Becoming who we are
Menjadi diri kita sendiri
As my memory rests
Saat kenanganku istirahat
But never forgets what I lost
Namun tak pernah lupa yang tlah hilang dariku
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Verse 3:
Summer has come and passed
Musim panas datang dan pergi
The innocent can never last
Anak polos yang tak pernah bisa bertahan
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir
Like my father's come to pass
Seolah ayahku baru datang
Seven years has gone so fast
Tujuh tahun tlah berlalu begitu cepat
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Outro:
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir
Wake me up when September ends
Bangunkan aku saat September berakhir

Interpretasi dan Pemaknaan Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends 

Seperti yang sudah tertulis diatas, lagu “Wake Me Up When September Ends” menurutku, bisa dimaknai kedalam dua makna yang berbeda. Pertama, lagu ini bisa dimaknai tentang kehidupan pribadi dari vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong. kedua, lagu ini bisa dimaknai ke dalam kisah percintaan.

Namun, karena membahas kedua makna mungkin akan menjadi luas, maka saya akan menginterpretasikan dan memaknai lirik lagu ini ke dalam kacamata kehidupan pribadi dari vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong saja. oke berikut makna per bait dari lagu Wake Me Up When.

Verse 1:
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Like my father's come to pass
Seven years has gone so fast
Wake me up when September ends


Verse 1: Vokalis utama Green Day Billie Joe Armstrong menulis ini tentang ayahnya, yang meninggal karena kanker esofagus pada tanggal 1 September 1982. Billie mengatakan bahwa judul lagu itu berasal dari kalimat yang ia ucapkan pada ibunya, tidak lama setelah pemakaman ayahnya. Setelah pemakaman itu, dia mengunci diri di kamarnya karena masih sangat sedih mengenang kepergian ayahnya. Saat dipanggil oleh ibunya dia lalu menyebut "wake me up when September ends (bangunkan aku saat September berakhir)". Lirik "Summer has come and passed" juga menjelaskan bahwa walaupun musim terus berganti, hari-hari terus berganti, Billie tak bisa melupakan kejadian dimana ayahnya harus meninggal. Kata "september" dipakai untuk judul lagunya bahkan tertulis disemua lirik lagunya, karena bulan tersebut merupakan bulan dari kematian ayahnya. jadi jelaslah disini, Billie seolah ingin menghapus bulan september dari hidupnya karena bulan tersebut merupakan bulan terberat dalam hidupnya.

Chorus/reff:
Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are
As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends


Chorus/reff: atas kematian ayahnya, Billie seolah menjelaskan dalam lirik ini, ia begitu sangat sedih. sehingga lirik "Here comes the rain again" menjelaskan bahwa kesedihan Billie Joe digambarkan lewat hujan, hujan nan sendu, kita tahu bahwa hujan dapat berarti kesedihan dlam beberapa momen. sedih pun berlanjut, liirk "As my memory rests, But never forgets what I lost" menjelaskan bahwa Billie memang dapat hidup dan tumbuh seiring waktu, dan sedikit melupakan kenangan pahit kehilangan ayahnya. Tapi, yang namanya memory, yang namanya kenangan menyakitkan, bagi setiap oraang kadang tak bisa terlupa, dan akan sangat sakit jika kita kembali mengingatnya.

Verse 2:
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Ring out the bells again
Like we did when spring began
Wake me up when September ends


Verse 2: lirik "Ring out the bells again"menjelaskan bahwa kata bell/lonceng , mungkin mengacu pada cara lonceng gereja berdentang di pemakaman ayahnya. dan mungkin juga bisa dimaknai bahwa bell/lonceng gereja yang berbunyi, mengingatkan Billie joe, pada kematian ayahnya. karena kita tahu bahwa ketika orang meninggal (penganut agama kristen/nasrani), maka orang tersebut akan dibawa kegereja dimana bell/lonceng akan berbunyi.

Verse 3:
Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends
Like my father's come to pass
Twenty years has gone so fast
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends


Verse 3: Sudah hampir 20 tahun sejak ayahnya meninggal ketika Billie merekam lagu ini. Mengetahui bahwa sudah 20 tahun berlalu menunjukkan bahwa Billie tidak pernah beranjak dari kenangan menyakitkan itu. Dengan mencoba tidur hingga September, Billie sebenarnya semakin menyakiti dirinya sendiri. Dia tidak hanya membiarkan kehilangan ini meninggalkan efek yang merugikan pada dirinya, tetapi juga menghentikannya untuk bergerak dan membuat masa lalu menjadi ingatan menyakitkan, bahkan ingatan tersebut terus menghantuinya.

Kesimpulan lagu Wake Me Up When September Ends  

September adalah bulan yang menandai awal Musim Gugur, september juga bisa dikatakan menandai musim hujan nansendu. Layaknya daun yang mati karna gugur, layaknya mendung hitam hujan, dibulan tersebutlah Billie juga terpaksa harus kehilangan ayahnya. jadi dapat disimpulkan bahwa bulan September merupakan bulan terkelam bagi Billie JOe dan sebagian orang diseluruh dunia. Sepanjang tahun bulan september seolah selalu menjadi pengingat momen menyakitkan Bagi Billie dan ingatan tersebut selalu saja menghantuinya.

Lagu Wake Me Up When September Ends memandang bahwa perpisahan, kepergian dan kehilangan adalah kata-kata yang tidak pernah diinginkan seseorang dalam hidup. Karena pada setiap perpisahan memang kadang ada momen-momen yang tak pernah bisa kita hapus begitu saja, sehingga membuat kita sedih dan trauma. sebagian orang dapat melupakan kepergian, tapi sebagian nya lagi kadang tidak, dan tak bisa melupakan kenangan pahit berarti juga harus terus-terusan merasakan sakit dalam hati dan diri.

Baik Billie Joe yang kehilangan ayahnya, maupun si wanita yang kehilangan pacarnya (dalam video klip lagu), mereka sama-sama bersedih. Namun bagaimana lagi, karna takdirnya memang begitu. Ayah billie juga tak mau sebenranya meninggalkan billie, pun sang cowo dari wanita dalam video klip lagu, juga sebenarnya tak berniat untuk meninggalkan wanita itu. Tapi balik lagi, semua telah digariskan, gak ada yang abadi di dunia ini, segala hal diciptakan untuk berpisah di kemudian hari. Dan walaupun sudah berpisah, kita maish punya ingatan agar tetap bersama orang-orang tersebut.

BTW, Saya sangat menyukai lagu ini, terutama dialog antara seorang wanita dan seoang pria yang ada di video klip pada detik pertama.
si pria: kau tahu, mereka bilang hidup itu singkat. Mereka mengatakan kau bangun pada suatu hari, dan, pada hari itu, semua impianmu dan semua yang kau dambakan hilang, begitu saja. Kau tahu, Orang-orang menjadi tua, dan, kau tahu, banyak hal berubah, dan situasi berubah, dan yang ku inginkan adalah momen ini, sekarang, hari ini. Perasaanku padamu, caramu memandangku sekarang, caraku memandangmu, aku hanya ingin ini bertahan selamanya, kau tahu. Dan itu akan terjadi, bahwa kita selalu kan saling memiliki satu sama lain, dan tidak ada yang dapat mengubahnya. aku hanya ingin kau tahu, apa pun yang terjadi, kau kan selalu memiliki seseorang yang kan menjagamu. Selalu, dan, aku tidak akan pernah meninggalkanmu ... Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku mencitaimu.
Si wanita: Aku tahu. Aku tahu., Jangan pernah tinggalkan aku.
Si pria: tidak akan.
Si wanita:Jangan pernah tinggalkan aku.
Si pria: tidak akan, stidak akan.


Penutup:

Kebanyakan dari kita selalu percaya bahwa setiap artis /penyanyi /penulis lagu yang baik, dapat secara efektif menyampaikan banyak makna disetiap lagunya. Sehingga walaupun hanya satu lagu, setiap orang/setiap pendengar dapat meng-interpretasi banyak makna disetiap liriknya. interpetasi arti dan terjemahn di lirik lagu Wake Me Up When September Ends berdasarkan asumsi penulis blog semata. JadI, pada lagu Wake Me Up When September Ends , terserah kalian ingin memaknainya seperti apa ya. Interpretasi ini jauh dari kata sempurna mengingat lagu Wake Me Up When September Ends yang multitafsir, jadi jika ada pemikiran lain dari lagu ini tulis komentar dibawah.

*Penulis lirik lagu Wake Me Up When September Ends adalah Billie Joe Armstrong. Lagu ini rilis pada 14 September tahun 2004. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

0 Response to "Green Day ~ Wake Me Up When September Ends | Terjemahan Arti & Makna Lirik Lagu"

Post a Comment