Makna Lirik Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan Milik Payung Teduh

 Makna lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan, menceritakan tentang seorang pria yang terkesima oleh kecantikan kekasihnya. Terlebih, rasa terkesima itu dibumbui oleh keindahan malam yang begitu romantis, sehingga wajah cantik kekasihnya seolah terpancar jelas di mata sang pria.

Dari kejadian itu, sang pria kemudian berfikir bahwa kebahagiaan itu rupanya hanya sesederhana itu. Hanya dengan melihat wajah orang yang kita cintai, kadang cukup membuat hati kita bahagia. 

Lagu ini sebenarnya diciptakan Istiqamah (Vok. Payung teduh), untuk istri dan anak perempuannya. Jadi lirik lagunya seolah-olah merupakan rasa syukur Is pada sang pencipta, karena ia telah diberikan wanita-wanita cantik seperti istri dan anaknya, yang senantiasa membuat hidup Is bahagia.

Saat diwawancarai oleh media Metrotv, Is kemudian menjelaskan "Lagu ini tercipta saat gua kebangun malem-malem, dan liat anak pertama dan istri lagi tidur" Oke, untuk memperjelas makna dari bait-bait liriknya, mari kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan liriknya dengan lebih dalam. Simak sampai habis ya, kesimpulan ada diakhir tulisan;

Bait lirik 1:
Tak terasa gelap pun jatuh

Makna lirik bait lirik 1: Saat diwawancarai oleh metrotv, Istiqamah mengatakan bahwa istri dan anak perempuannya adalah sosok yang menginspirasi Is dalam menulis lirik lagu 'Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan' ini. Pada saat itu, kehidupan Is masih dalam keadaan sulit, sehingga Is harus banting tulang menafkahi anak dan istrinya. 

Karena beban pekerjaan yang berat, Is seringkali pulang kerumah pada waktu malam hari. Oleh sebab itulah Is meyelipkan lirik (Tak teras gelap pun jatuh). Lirik ini merujuk pada rutinitas melelahkan Is disiang hari, sehingga tak terasa ia kemudian bertemu lagi dengan anak dan istri yang dicintainya pada malam harinya. Rasa lelah itu itu pun langsung sirna.

Bait lirik 2:
Diujung malam menuju pagi yang dingin

Makna lirik bait 2: Setelah pulang, Is beserta anak dan istrinya pun kemudian menghabiskan kebersamaan mereka yang singkat untuk melepas rindu. Karena esok Is akan bekerja lagi, maka Is pun kemudian tidur cepat. Namun diujung malan menuju pagi yang dingin, tepatnya sekitar jam 3 subuh, Is tiba-tiba terjaga dari tidurnya.

Bait lirik 3:
Hanya ada sedikit bintang malam ini, mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya

Makna bait lirik 3: Saat terjaga, Is kemudian melihat istrinya yang sedang tertidur pulas. Melihat istrinya sedang tidur, Is kemudian merasa terkesima karena istrinya terlihat begitu cantik. Disepertiga malam, dimana embun menyelimuti cahaya gemintang, membuat suasa saat itu menjadi romantis. Wajah cantik istri tercintannya seolah terpancar jelas didalam remang kegelapan.

Banyak pria mengatakan bahwa momen paling cantik dari seorang wanita adalah ketika ia sedang tidur atau baru bangun tidur. Hal ini disebabkan karena wanita pada saat tidur biasanya tak memakai riasan, tampil apa adanya, dan seolah terlihat cantik natural. Mungkin karena alasan inilah Is kemudian memuji istrinya cantik saat tertidur.

Dari kejadian ini, Is kemudian merasa bersyukur pada Tuhan, karena ia sudah diberikan istri yang senantiasa membuat dirinya bahagia. Is juga seolah merasa hidupnya cukup, karena hanya dengan melihat wajah istrinya, ia sudah bisa merasakan damai tiada tara. 

Bait lirik 4:
Lalu mataku merasa malu, semakin dalam ia malu kali ini

Makna bait lirik 4: Malam itu, Is seolah-olah berdialog dengan dirinya sendiri, sembari menatap wajah istrinya. Tiba-tiba ia merasa malu pada dirinya sendiri karena kehidupanya yang serba kekurangan, Ia belum bisa membahagiakan Istri dan anaknya. Sementara selama ini, istrinya telah memberikan segenap cinta padanya. Gejolak inilah yang kemudian membuat Is menjadi sedih.

Bait lirik 5:
Kadang juga ia takut, tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya

Makna bait lirik 5: Melihat istrinya sedang tertidur adalah bentuk pelarian Is dari kehidupannya yang berat. Karena kadang ditempat yang paling sepi dimana semua orang tertidur, orang-orang bisa menghilangkan beban pikiran. Hal ini bukan berarti Is tak mau membicarakan semua masalah dengan istrinya, Is diam dan berusaha memecahkan masalah dikeluarganya sendirian, hanya karena ia tak mau membuat cemas sang istri.

Bait lirik 6:
Di malam hari Menuju pagi

Makna bait lirik 6: Setiap waktu memiliki kelebihan sendiri. Pagi hari dengan udaranya yang sejuk, siang dengan udaranya yang hangat, serta sore dengan keindahan senjanya. Begitu juga dengan malam, kesunyian dan keheningan malam hari mempunyai keistimewaan tersendiri. Karena malam hari tak hanya soal waktu untuk istirahat, tapi bisa juga kita manfaatkan untuk berpikir atau merenung. Keheningan  malam yang tak dimiliki waktu lain bisa jadi saat terbaik untuk berdiam dan merenungkan diri.

Bait lirik 7:

Sedikit cemas, banyak rindunya

Makna bait lirik 7: Dialog yang terjadi antara Is dan dirinya sendiri kemudian terhenti pada bait bagian 7 ini, karena mungkin saat itu fajar mulai menyongsong. Didalam hati kecilnya ia mulai cemas karena Is belum tahu seberapa banyak nafkah yang bisa ia berikan untuk membuat keluarganya bahagia. 

Karena kecemasan inilah Is kemudian jadi bersemangat untuk menyongsong pagi, bekerja kembali, dapat rejeki banyak, agar saat ia pulang nanti, ia bisa memberi secercah harapan pada keluarganya.
Dalam wawancaranya Is kemudian menambahkan pemaknaan dalam bait lirik bagian 7 ini "gua mikir, tentang apa yang bisa gua kasih ke mereka besok yang kemudian muncul penggalan lirik (sedikit cemas, banyak rindunya)"

Kesimpulan:

Setelah di interpretasikan dan dimaknai keseluruhan bait liriknya, maka jelaslah bahwa makna lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan menceritakan tentang Istiqamah, yang merasa terkesima karena ia melihat kecantikan dari istri dan anak perempuannya yang sedang tertidur. Menurut Is, kecantikan keluarga kecinya itu merupakan obat dari rasa lelahnya, menghadapi kehidupan yang pelik. 

Dari kejadian ini, Is kemudian merasa bersyukur pada Tuhan, karena ia sudah diberikan istri yang senantiasa membuat dirinya bahagia. Is juga seolah merasa hidupnya cukup, karena hanya dengan melihat wajah istrinya, ia sudah bisa merasakan damai tiada tara. Is kemudian juga berfikir bahwa  kebahagiaan itu rupanya hanya sesederhana itu. Hanya dengan melihat wajah dan memeluk orang yang kita cintai, kadang cukup membuat hati kita bahagia. 

Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan milik Payung Teduh ini, menurutku punya lirik-lirik yang begitu jenius. Lagu ini seolah bisa menggambarkan tentang kebahagiaan seseorang haya karena hal yang sederhana, menikmati waktu bersama, tanpa ada ekspetasi apapun. Mungkin inilah gambaran kebahagiaan yang diimpi-impikan oleh semua orang didunia. Sebuah kebahagiaan yang tulus, yang nilainya tak bisa diukur dengan apapun.

Informasi Lirik Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan

*Penulis lirik lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan adalah. Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan rilis pada tanggal . Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan Terang masuk ke dalam album. Sedangkan interpretasi dan makna pada lirik lagu Walau Habis Terang berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

Penutup:

Kebanyakan dari kita selalu percaya bahwa setiap artis /penyanyi /penulis lagu yang baik, dapat secara efektif menyampaikan banyak makna disetiap lagunya. Sehingga walaupun hanya satu lagu, setiap orang/setiap pendengar dapat meng-interpretasi banyak makna disetiap liriknya. Interpetasi makna lirik lagu WUntuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan milik Payung Teduh ini, berdasarkan asumsi penulis blog semata. Jadi, pada lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan milik Payung Teduh ini, terserah kalian ingin memaknainya seperti apa ya. Interpretasi dan makna pada lirik lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan milik Payung Teduh ini, jauh dari kata sempurna mengingat lagunya yang multitafsir, jadi jika ada pemikiran lain dari lagu ini tulis komentar dibawah.

Payung Teduh ~ Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan (Official Music Video)

1 Response to "Makna Lirik Lagu Untuk Perempuan yang Sedang dalam Pelukan Milik Payung Teduh"

  1. Great! Deep sekali. Thanks a lot untuk terjemahannya

    BalasHapus