Pencarian

Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Everglow: Mencoba tersenyum ditengah kesedihan (Part 1)


Everglow adalah lagu yang bermakna tentang sebuah perasaan iklas yang datang bersama dengan kesedihan, setelah melalui fase perpisahan hubungan percintaan. Ini adalah sebuah perasaan haru biru dimana sebenarnya perasaan kita sangat sedih namun kita harus terpaksa tersenyum dan iklas dalam menerima kenyataan yang ada.

Yap, lagu ini sebenarnya adalah kisah tentang hubungan percintaan antara Chris Martin (vokalis Coldplay) dan Gwyneth Paltrow yang berpisah secara baik-baik. Liriknya sendiri di tulis oleh mereka berdua, dan sepertinya ingin menekankan tentang perasaan yang hangat, bahagia, walaupun dalam suasana perpisahan. Sebuah tema lagu yang menyentuh, karena walau bagaimanapun yang namanya perpisahan itu pasti ada kesedihan di dalamnya. 

Oke, untuk lebih jelasnya kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan lirik lagunya. Baca sampai habis ya, kesimpulan lagu ada di akhir tulisan.

Verse 1:
They say people come, say people go
Kata pepatah, orang-orang datang dan pergi
This particular diamond was extra special
Berlian yang satu ini sangat istimewa
And though you might be gone, and the world may not know
Dan meski kau mungkin akan pergi, dan dunia mungkin tidak tahu
Still I see you, celestial
Aku tetap melihatmu, diangkasa
Verse 1, Chris Martin menyanyikan, " Kata pepatah, orang-orang datang dan pergi," dapat dimaknai bahwa ia ingin menekantan tentang sifat kehidupan yang selalu berubah-ubah, tidak ada hal yang abadi. Begitupun dalam hidupnya, ada fase dimana kekasihnya datang ada juga fase dimana kekasihnya harus pergi. Namun, di antara semua perubahan itu, Chris Martin berusaha menekankan bahwa perasaannya terhadap kekasinya (Paltrow) tidak akan pernah berubah. Ia seolah menganggap bahwa Paltrow masih menjadi orang yang spesial dihatinya layanya “berlian.” Dan meskipun kenyataanya kekasinya tetap pergi meninggalkanya, setidaknya ia bisa mengingatnya “di angkasa” atau bisa dimaknai dalam bayanganya.

Verse 2:
Like a lion you ran, a goddess you rolled
Kau berlari bak singa, kau berayun bak dewi
Like an eagle, you circle, in perfect purple
Kau berkeliling baik elang dalam warna merah jambu sempurna
So how come things move on?
Jadi bagaimana mungkin segalanya terus bergerak?
How come cars don’t slow?
Bagaimana bisa mobil-mobil tak melambat?
When it feels like the end of my world
Saat rasanya seperti akhir duniaku
When I should, but I can’t, let you go?
Saat aku seharusnya, tapi aku tak bisa, melepasmu?
(Masih belum tau jelas makna lirik pertama dalam dari lirik verse 2) namun yang jelas, Chris Martin ingin memuji mantan kekasihnya lewat lirik ini, bak “dewi”. Sementara lirik “merah jambu sempurna” juga merupakan metafora pujian untuk kekasihnya. Ya, merah jambu bagaikan warna mewah para bangsawan dulu, jadi warna merah jambu merupakan warna sempurna untuk menggambarkan bagaimana indahnya mantan kekasihnya.
…………..
Sementara bagian lirik “So how come things moveon?/how come cars don’t slow?”ditulis sendiri oleh mantan kekasih martin (Gwyneth Paltrow). Yang dapat dimaknai sebuah pengandaian tentang waktu, jika seandainya saja waktu bisa melambat, yang diinginkanya adalah terus bersama-sama menikmati momen sebelum akhirmya merea berpisah

Chorus 1
But when I’m cold, cold
Tapi saat aku kedinginan
Oh, when I’m cold, cold
Oh, saat aku kedinginan
There’s a light that you give me when I’m in shadow
Ada cahaya yang kau berikan padaku saat aku dalam bayangan
There’s a feeling you give me, an everglow
Ada perasaan yang kau beri padaku, yang terus bersinar
Chorus1/reff1, Chris Martin seolah mengutarakan bawa bagaimanapun, perpisahan juga menimbulkan perasaan sedih, “dingin”bisa dimaknai sebagai perasaan sedih. Namun dilirik ini juga seolah diterangkan bahwa dalam semua perasaan sedih, Paltrow selalu menjadi “sinar” bagi Chris Martin. Ini bisa dimaknai bahwa Paltrow selalu memberi ketenangan, pada martin walaupun faktanya mereka berpisah.

Verse 3
Like brothers in blood, sisters who ride
Seperti saudara sedarah, saudari yang berkendara
And we swore on that night we’d be friends 'til we die
Dan kita bersumpah di malam itu kita kan berteman hingga mati

But the changing of winds, and the way waters flow
Tapi perubahan angin, dan aliran air
Life is short as the falling of snow
Hidup ini singkat seperti jatuhnya salju
And now, I’m gonna miss you, I know
Dan kini, aku kan merindukanmu, aku tahu
Verse 3, adalah sebuah pengandaian yang menggambarkan sebuah situasi dimana detik-detik terakhir mereka berpisah. Mereka berpisah dengan cara baik-baik. hal tersebut terlihat dari kata “saudara” dan “teman.

Lirik “Tapi perubahan angin, dan aliran air” penulis menekankan bahwa hidup ini layaknya aliran air dan angin yang mendorong kita ke berbagai arah sepanjang hidup kita, kita harus memahami bahwa tidak ada yang konstan di dunia ini. Meskipun kita mengalami dan menjalani hidup dengan orang yang kita cintai, kita tak pernah bisa yakin bahwa waktu kita yang tersisa bersama mereka akan bertahan lama. Dan ketika hubungan itu harus berakhir, kita akan merindukan momen tersebut

Chorus 2
But when I’m cold, cold
Tapi saat aku kedinginan
In water rolled, salt
Di air bergulung, garam
I know that you’re with me and the way you will show
Aku tahu kau bersamaku dan caramu kan menunjukkan
And you’re with me wherever I go
Dan kau bersamaku kemana pun kupergi
And you give me this feeling, this everglow
Dan kau memberiku perasaan ini, yang terus bersinar ini
Chorus 2 temanya masih sama dengan Chorus 1, sebuah pandangan bahwa bagaimanapun, perpisahan juga menimbulkan perasaan sedih, dan dengan cara mereka menyikapi perpisahan dengan dewasa, adalah poin yang sangat penting dalam fase ini.

Bridge:
Oh, what I would give for just a moment to hold
Oh, yang kan kuberikan hanyalah sesaat tuk direngkuh
Yeah, I live for this feeling, it’s everglow
Yeah, aku hidup demi perasaan ini, yang terus bersinar
Bridge, Pada dasarnya Chris Martin hanya ingin memahami situasinya, apakah luka atau bagaimana memulihkannya. Seandainya ia terluka ia hanya ingin direngkuh/dipeluk untuk terakhir kali, agar semua menjadi baik baik saja. Sedih.

Outro:
So if you love someone, you should let them know
Maka jika kau mencintai seseorang, kau harus memberitahunya
The light that you left me will everglow
Cahaya yang kau tinggalkan untukku akan terus bersinar
Outro, Chris Martin seolah memperingatkan para pendengar untuk memberi tahu orang yang mereka cintai sebelum terlambat. Melalui lirik ini, martin seolah-olah menyesal karena mungkin tak melakukan hal tersebut pada mantanya. Namun bagaimana lagi karena perpisahan telah terjadi, dan yang tersisah sekarang halnyalah ‘cahaya” atau kenangan indah bersama mantanya.

Kesimpulan:
Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan liriknya, Everglow seolah memandang bahwa perasaan iklas, perasaan yang hangat dan menenangkan itu bisa saja terjadi ditengah rasa sedih akibat kehilangan cinta. Dari keseluruhan lirik, kita juga seolah diajarkan bawa kita itu harus bersikap dewasa dalam menerima sebuah perpisahan. Bertemu dengan baik-baik berpisah juga secara baik-baik, mungkin itulah garis lurusnya. Karena walau bagaimanapun, seorang mantan tetaplah akan menjadi bagian dari cerita hidup kita. Meskipun mantan tersebut telah pergi dari hidup kita, kadang seorang mantan seolah meninggalkan cahaya (kenangan indah, kenangan spesial) di dalam diri kita yang akan selalu bersinar.

Sikap hangat dan ilklas dalam sebuah perpisahan mungkin saja sangat sulit diterapkan bagi sebagian orang. karena bagaimanapun, perpisahan acap kali berujung dengan luka. Tapi itu jauh lebih baik jika dibanding harus saling bermusuhan kan.  Jadi, kamu bisa atau tidak? Menjadi Chris Martin dan Gwyneth Paltrow? :)





*Penulis lirik lagu Everglow adalah  Chris Martin dan Gwyneth Paltrow. Lagu ini rilis tahun 2015. Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

1 Response to "Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Everglow: Mencoba tersenyum ditengah kesedihan (Part 1)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel