Pencarian

Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Viva la Vida

Nama "Viva La Vida" berasal dari frasa bahasa Spanyol yang berarti "Long live life" atau panjang umur, umur yang panjang dll..Namanya diambil dari lukisan karya seniman Meksiko Frida Kahlo. Lukisan inilah yang kemudian menginspirasi para personel Coldplay dalam menulis lagu.

 

lukisan Viva La Vida karya Frida Kahlo

Dikutip dari website resmi Frida Kahlo (kahlo.org) Lukisan terakhir Frida Kahlo adalah Viva la Vida, yaitu sebuah lukisan bertema buah Semangka. Dilukis pada tahun 1954 bersamaan dengan kesehatanya yang menuruh. Kakinya harus diamputasi karena ia punya komplikasi penyakit. Lukisan tersebut penuh dengan warna-warna cerah dan menggambarkan semangka yang masih hidup dalam berbagai bentuk potongan termasuk utuh, diiris menjadi dua, diiris menjadi seperempat, dan diiris dalam bentuk seperti bunga. Semangka masing-masing memiliki warna hijau yang berbeda, mungkin melambangkan perubahan dalam kematangan dan karena itu menjadi tua atau melewati berbagai tahap kehidupan. Meski dalam kondisi kesehatan yang buruk pada tahun 1953, Frida mampu menyelesaikan lukisan ini yang menampilkan pemandangan yang hidup dengan buah semangka yang melambangkan semangat hidup, setelah melalui banyak tahapan.

 

Dalam keteranganya dalam artikel di azlyrics.com, Chris Martin berkata, "She went through a lot of pain, of course, and then she started a big painting in her house that said 'Viva la Vida'. I just loved the boldness of it."

 

Chris Martin dalam wawancara ini seolah ingin menjelaskan bahwa si Frida Kahlo didalam hidupnya punya rasa sakit, "Dia mengalami banyak rasa sakit, tentu saja, dan kemudian dia memulai lukisan besar di rumahnya yang bertuliskan 'Viva la Vida'. Saya menyukai keberaniannya." Seperti yang kita tahu,  bahwa meski dalam kondisi kesehatan yang buruk pada tahun 1953, Frida mampu menyelesaikan lukisan ini yang menampilkan pemandangan yang hidup, dengan buah semangka  yang melambangkan semangat hidup. Dan Chris Martin menyukai semangat hidup

 

Dalam wawancaranya dengan majalah Rhino Insider, Guy Berryman (Pemain bass Coldplay) berkata “It’s a story about a king who’s lost his kingdom, and all the album’s artwork is based on the idea of revolutionaries and guerrillas” jadi jelas bahwa tema umun didalam lagu "Viva La Vida" Ini berkisah tentang seorang raja yang kehilangan kerajaannya, dan mengalami rasa sakit, namun orang tersebut masih punya semangat hidup untum merevolusi hidupnya. Kisah tersebut sama halnya dengan kisah Frida Kahlo yang walau hiduipnya dipenuhi dengan rasa sakit, ia masih bisa melukis lukisan yang berkisah tentang semangat hidup walau tlah melalui berbagai fase kehidupan nan pelik.

 

Lagu yang bertema tentang seorang raja yang kehilangan kerajaanya, namun masih punya optimisme dalam hidup,  dapat dibuktikan lewat video klip official  Coldplay - Viva La Vida (Anton Corbijn Version) dimana dalam video klip ini, Chris martin seolah memerankan karakter sebagai raja yang memakai mahkota namun ia tak punya kerajaan, iapun kemudian secara linglung berjalan kesemua tempat, ia putus asa, namun ia kemudian tiba disebuah bukit dipinggir pantai dimana kawan-kawan coldplay lain menghampirinya dan membuat semangat hidupnya kembali lagi.

 

Untuk tahu lebih jelasnya lagi kita interpretasi dan maknai saja keseluruhan lirik lagunya. Baca sampai habis ya, kesimpulan lirik lagu beserta pelajaran apa yang terkadung dalam lirik lagunya berdada di akhir tulisan.

 

Verse 1:

I used to rule the world

Aku dahuulu kala menguasai dunia

Seas would rise when I gave the word

Laut akan naik ketika aku memberi perintah

Now in the morning I sleep alone

Namun sekarang di pagi hari aku tidur sendirian

Sweep the streets I used to own

kusapu jalan yang dulu pernah ku kuasai

 

I used to roll the dice

Aku dahulu kala biasa melempar dadu

Feel the fear in my enemy's eyes

Rasakan ketakutan di mata musuhku

Listen as the crowd would sing

Mendengarkan banyak orang bernyanyi

Now the old King is dead, long live the King

Sekarang si raja tua tlah meninggal, hiduplah raja

One minute I held the key

Satu menit aku memegang kunci

Next the walls were closed on me

Selanjutnya dinding tembok menutupku

And I discovered that my castles stand

Dan aku pun menemukan bahwa istanaku tlah berdiri

Upon pillars of salt and pillars of sand

Di atas tiang garam dan tiang pasir

Lagu ini bertema tentang seorang raja kita ibaratkan saja sebagai Chris Martin (vokalis Coldplay) yang kehilangan kerajaanya, namun masih punya optimisme dalam hidup. Diceritakan dalam liriknya, bahwa Cris Martin adalah seorang raja yang punya kuasa yang besar. Lirik “Seas would rise when I gave the word” menjelaskan bahwa Chris seolah punya kuasa layaknya Nabi Musa yang punya kekuatan membelah lautan, ia bisa memerintahkan lautan untuk naik/membelah sebagai jalanya atas kuasa tuhan. Namun pada akhirnya Chris seolah digulingkan dari kerajaanya dan menjadi rakyat jelata yang menyapu jalan.

 

Diceritakan lebih lanjut bahwa dahulu kala Chris sering bermain dadu (berjudi dengan nasib) dan ia pun tiba-tiba menjadi raja dan punya istana.

 

Chorus:

I hear Jerusalem bells a-ringing

Kudengar bel Yerusalem berbunyi

Roman cavalry choirs are singing

Kuda tempur kavaleri Romawi bernyanyi

Be my mirror, my sword and shield

Jadilah cerminku, pedangku dan tamengku

Missionaries in a foreign field

Para misionari di medan tak dikenal

For some reason I can't explain

Karena beberapa alasan tak bisa kujelaskan

Once you'd gone there was never

Begitu kau pergi tak pernah ada

Never an honest word

Tak pernah ada kata jujur

And that was when I ruled the world

Dan saat itulah kukuasai dunia

Chiris martin mendapat gelar rajanya dengan jalan perang. Dia pun telah melakukan hal-hal jahat sebagai raja, tak ada kejujuran didalam pemerintahanya. Sekarang, bagaimanapun, dia menyadari bahwa raja yang sebenarnya bukanlah dia, melainkan nabi isa (dalam pandangan islam) atau Kristus (pandangan nasrani). Karna semenjak isa pergi, bel yerusalem, tentara romawi, maupun kejujuran di dunia sudah tak ada lagi.

 

Verse 2:

It was the wicked and wild wind

Itu adalah angin jahat dan liar

Blew down the doors to let me in

dobraklah pintu biarkan aku masuk

Shattered windows and the sound of drums

Porak-porandakan jendela dan suara genderang

People couldn't believe what I'd become

Orang-orang tak kan percaya kan jadi apa aku nantinya

Revolutionaries wait

Para revolusioner menunggu

For my head on a silver plate

Kupakai plat perak di kepalaku

Just a puppet on a lonely string

Hanya boneka di tali tipis

Oh who would ever want to be king?

Oh siapa yang ingin jadi raja?

Karena kejahatan Chris Martin sebagai raja, rakyatnya pun kemudia memberontak bagai angin yang jahat. Rakyatnya pun kemudian mendobrak pintu istana dan akhirnya mengggulingkan Chris martin. Para revolusioner untuk menggulingkanya pun menunggu dan terbentuk. Oh dalam kejadian tersebut, Chris pun berucap siapa yang ingin menjadi raja? Jika raja seperti dirinya hanya berbuat jahat dimuka bumi ini kan? Chris pun akhirnya sadar dan ingin merevolusi dirinya pula ke arah lebih baik.

 

Kesimpulan:

Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan lirik-nya, dapat disimpukan bahwa lagu "Viva La Vida" milik colplay, punya makna atau berkisah tentang seorang pria kita andaikan saja sebagai Chris Martin (vokalis Coldplya) yang pada zaman dahulu kala pernah menaklukkan dunia dan menjadi raja. Karena kejahatan Chris Martin sebagai raja, rakyatnya pun kemudian memberontak bagai angin yang jahat. Rakyatnya pun kemudian mendobrak pintu istana dan akhirnya mengggulingkan Chris martin. Para revolusioner untuk menggulingkanya pun menunggu dan terbentuk. Oh dalam kejadian tersebut, Chris pun berucap siapa yang ingin menjadi raja? Jika raja seperti dirinya hanya berbuat jahat dimuka bumi ini kan? Chris pun akhirnya sadar dan ingin merevolusi dirinya pula ke arah lebih baik.

 

Perlu diketahui, inspirasi raja dalam lirik lagu ini tak pernah jelas, chris martin maupun Guy Berryman dan personel coldplay lainya sebagai pencipta lagu tak pernah menyebutkan secara detil siapa raja dalam lagu ini.

 

Pelajaran yang bisa petik dari kisah lagu-nya:

1.      Mengakui kesalahan

Chirs martin dalam lagu ini seolah memerankan karakter raja yang kehilangan kekuasaanya karna ia jahat. Di sini dengan lapang dada Chris seolah mengakui bahwa benar saja ia kehilangan semua jabatanya, karna ia orang jahat. Sehingga Chris seolah ingin memberi pesan jika mengakui semua kesalahan yang kita perbuat, akan membuat diri kita jadi pribadi lebih baik karna belajar dari kesalahan tersebut.

2.      Hidup penuh liku-liku

Layaknya lukisan semangka Frida Kahlo yang terbelah menjadi berbagai bentuk potongan termasuk utuh, diiris menjadi dua, diiris menjadi seperempat, dan diiris dalam bentuk seperti bunga, hidup ini juga layaknya potongan semangka tersebut. Kadang kita menjadi pribadi baik, kadang jadi pribadi jahat, kadang jadi pribadi yang hancu dsb. Kita sejatinya melewati fase tersebut baik fase senang maupun sakit, untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik

 

Penutup:

kebanyakan dari kita selalu percaya bahwa setiap artis /penyanyi /penulis lagu yang baik, dapat secara efektif menyampaikan banyak makna disetiap lagunya. Sehingga walaupun hanya satu lagu, setiap orang/setiap pendengar dapat meng-interpretasi banyak makna disetiap liriknya. jada, pada lagu ini, interpretasi dan pemaknaan lagunya berdasarkan asumsi penulis blog. terserah kalian ingin memaknainya seperti apa ya. Interpretasi ini jauh dari kata sempurna mengingat lagunya yang multitafsir, jadi jika ada pemikiran lain dari lagu ini tulis komentar dibawah 😊.

 

 

*Penulis lirik lagu Viva la Vida adalah Will Champion, Jonny Buckland, Guy Berryman & Chris Martin. Lagu ini rilis pada 25 Mei 2008. Lagu inimasuk ke dalam album Album Viva La Vida or Death and All His Friends (tahun 2008). Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog.

 

Coldplay ~ Viva la Vida (Official Video)



Cyntia Maharani Menulis dari hati, walau hanya sebuah asumsi pribadi.

19 Responses to "Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Viva la Vida"

  1. Namanya interpretasi bisa beda-beda. Tergantung pola pikir dan wawasan pembaca. Setuju sama tulisannya. Keren.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan cuma asal keren, tapi juga harus sesuai dengan fakta. apa lagi kalau sudah menyangkut dengan sejarah.

      Delete
    2. perlu diketahui, bahwa walaupun tulisan saya bersifat opini pribadi, namun tulisan saya juga punya sumber refrensi. namun semua itu diserahkan kembali pada pembaca karna pembaca punya opini masing-masing

      Delete
  2. Replies
    1. memang bukan, itu istilah dalam liriknya. karna nabimusa zaman dulu memang dia telah mengalahkan raja firaun jadi musa hanya diibaratkan seperti raja atau diibaratkan sebagai penguasa. itu hanya istilah atau metafora yang tentunya kakak juga memahaminya

      Delete
  3. Ngawur at its best

    ReplyDelete
    Replies
    1. hay kak, saya tak seperti blog lain yang kadang menuntup kolom komentarnya. dengan kata lain saya menerima kritik, dan pembaca bisa menilai tulisanya. namun mengkritik juga harus membangun, jangan malah menghujat. karna sudah saya tulis berkali-kali, bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi, bukan fakta yang sebenarnya. jika kurang bjelas bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi mohon bacalah Privacy Policy dan Disclaimer blog ini. terimakasih :) jadi, jika kaka tak setuju dengan tulisan ini, maka sanggahlah tulisan dengan opini kakak sendiri DAN tentunya dengan iktikat yang santun. terimakasih :)

      Delete
  4. Bukan revolusi rakyat Prancis terhadap Raja Louis XVI?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penulis lirik lagu Viva la Vida adalah Will Champion, Jonny Buckland, Guy Berryman & Chris Martin. mereka tak pernah memaknai lagu ini sebagai kisah dari revolusi rakyat Prancis terhadap Raja Louis XVI dalam setiap wawancaranya. adapun kenyataanya si pencipta lagu hanya mengatakan bahwa lagu ini berkisah tentang seorang pria yang kehilangan tahtanya dan tak menyebutkan secara jelas raja dalam lirik lagu itu siapa

      Delete
  5. Bukan nabi musa yg memiliki kekuatan untuk membelah lautan, melainkan TuhanlTuhan yg melakukan semua itu, dan lagi misi utama nabi musa bukan untuk berperang, melainkan membewa keluar bangsanya yahudi keluar dari perbudakan ditanah mesir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap benar sekali, nabi musa memang membelah lautan atas kuasa tuhan

      Delete
  6. Udah nulis asal asalan, ditinggal pergi pula. Klo brani ayo jawabin satu satu yang komen disini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hay kak, saya tak seperti blog lain yang kadang menuntup kolom komentarnya. dengan kata lain saya menerima kritik, dan pembaca bisa menilai tulisanya. namun mengkritik juga harus membangun, jangan malah menghujat. karna sudah saya tulis berkali-kali, bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi, bukan fakta yang sebenarnya. jika kurang bjelas bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi mohon bacalah Privacy Policy dan Disclaimer blog ini. terimakasih :) jadi, jika kaka tak setuju dengan tulisan ini, maka sanggahlah tulisan dengan opini kakak sendiri DAN tentunya dengan iktikat yang santun. terimakasih :)

      Delete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel