Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Viva la Vida

Mempati urutan nomor satu di tangga lagu Amerika (Billboard Hot 100) pada awal perilisannya, lalu memenangkan Grammy Award kategori Song of the Year, membuat nama lagu viva la vida tak asing lagi ditelinga pencinta lagu barat. Kualitas musik maupun liriknya pu begitu fenomenal. Bahkan kritikus musik pun, mengelu-elukan lagu ini sebagai lagu terbaik Coldplay. Berangkat dari fakta ini, blog interpretasilirik tertarik untuk menggali makna lirik lagu viva la vida lebih dalam lagi. Baca sanpai habis pemaknaanya ya, supaya kalian bisa mengerti apa makna sesungguhnya dari lirik lagu viva la vida ini.

Daftar Isi:

  1. Inspirasi penulisan lagu viva la vida
  2. Perbedaan cerita antara lukisan viva la vida dengan lagu viva la vida
  3. Interpretasi pemaknaan lirik lagu viva la vida  
  4. Kesimpulan interpretasi makna lirik lagu viva la vida
  5. Pesan moral lirik lagu viva la vida
  6. Penutup

1. Inspirasi penulisan lagu viva la vida

Nama "Viva La Vida" berasal dari frasa bahasa Spanyol yang berarti "Long live life" atau panjang umur, umur yang panjang dll. Namanya diambil dari lukisan karya seniman Meksiko Frida Kahlo. Lukisan inilah yang kemudian menginspirasi para personel Coldplay dalam menulis lagu. 

Dikutip dari website resmi Frida Kahlo (kahlo.org), lukisan terakhir Frida Kahlo adalah Viva la Vida, yaitu sebuah lukisan bertema buah semangka. Lukisan tersebut penuh dengan warna-warna cerah, yang bercerita tentang semangka yang diiris dalam berbagai bentuk potongan termasuk utuh, diiris menjadi dua, diiris menjadi seperempat, dan diiris dalam bentuk seperti bunga. Potongan semangka ini, melambangkan tentang orang-orang yang masih punya semangat hidup setelah melalui banyak rintangan dan tahapan. Sama seperti buah semangka, walau buahnya dipotong-potong, namun bentuknya tetap indah. 

Dalam keteranganya di artikel di azlyrics.com, Chris Martin (Vokalis Coldplay) berkata "Frida Kahlo mengalami banyak rasa sakit, tentu saja, dan kemudian dia memulai lukisan besar di rumahnya yang bertuliskan 'Viva la Vida'. Saya menyukai keberaniannya. dan menyukai tema dari lukisannya yaitu tentang semangat hidup." Chris Martin dalam wawancara ini seolah ingin mengungkapkan kalau dia terkesan dengan filosofi semangat hidup yang digagas oleh Frida Kahlo, Itulah alasan mengapa judul lagu nya sama dengan judul lukisannya, dan tema liriknya pun sama dengan tema dilukisannya, yaitu bertema tentang orang-orang yang masih punya semangat hidup setelah melalui banyak rintangan dan tahapan. 

2. Perbedaan cerita antara lukisan viva la vida dengan lagu viva la vida

Meski memiliki tema yang sama, yaitu tentang orang-orang yang masih punya semangat hidup setelah melalui banyak rintangan dan tahapan, cerita di lirik lagu ini dengan cerita di lukisan Frida Kahlo begitu berbeda. Frida memaknai semangat hidup melalui lukisan buah semangka, walau buahnya dipotong-potong namun bentuknya tetap indah. Sementara Coldplay memaknai semangat hidup melalui lirik yang bercerita tentang seorang raja yang kehilangan kerajaannya, walau raja itu kehilangan tahta dan menderita, raja itu tetap masih punya semangat hidup.
  

3. Interpretasi pemaknaan lirik lagu viva la vida

Dari berbagai keterangan diatas tadi maka jelaslah bahwa secara garis besar, makna lagu viva la vida bercerita tentang seorang raja yang kehilangan kerajaannya. Walaupun raja itu kehilangan tahta, menderita, mengalami berbagai rintangan dan tahapan, ia tetap masih punya semangat dalam menjalani hidup. 

Guy Berryman (Pemain bass Coldplay) dalam wawancaranya dengan majalah Rhino Insider berkata “It’s a story about a king who’s lost his kingdom.” Jadi jelas dalam wawancara ini, Guy Benyman mengatakan kalau lagu viva la vida berkisah tentang seorang raja yang kehilangan kerajanya.

Lirik lagunya yang bercerita tentang seorang raja yang kehilangan kerajaanya, namun masih punya semangat dalam menjalani hidup, dapat dibuktikan lewat video klip official Coldplay - Viva La Vida (Anton Corbijn Version) Dimana dalam video klip ini, Chris martin seolah memerankan karakter sebagai raja yang memakai mahkota namun ia tak punya kerajaan. Chris pun kemudian secara linglung berjalan kesemua tempat, ia putus asa, namun ia kemudian tiba disebuah bukit dipinggir pantai dimana kawan-kawan coldplay lain menghampirinya dan membuat semangat hidupnya kembali lagi. Berikut merupakan pemaknaan dari bait-bait liriknya;

Makna lirik bagian 1:
I used to rule the world
(Aku dahuulu kala menguasai dunia)
Seas would rise when I gave the word
(Laut akan naik ketika aku memberi perintah)
Now in the morning I sleep alone
(Namun sekarang di pagi hari aku tidur sendirian)
Sweep the streets I used to own
(kusapu jalan yang dulu pernah ku kuasai)

Lagu ini bercerita tentang seorang raja yang kehilangan kerajaannya/tahtanya. Kita ibaratkan saja raja itu sebagai Chris Martin (vokalis Coldplay). Diceritakan dalam lirik bagian 1 ini, bahwa Chris Martin dulunya adalah seorang raja yang bisa menguasai dunia. Chris juga punya kuasa yang besar, seolah punya kuasa layaknya Nabi Musa yang punya kekuatan membelah lautan, ia bisa memerintahkan lautan untuk naik/membelah, atas mukjizat dari dari tuhan (Seas would rise when I gave the word / Laut akan naik ketika aku memberi perintah). Namun pada akhirnya Chris seolah digulingkan dari kerajaanya, ia kemudian turun tahta dan menjadi rakyat jelata yang menyapu jalan (Sweep the streets I used to own / kusapu jalan yang dulu pernah ku kuasai)
.
Makna lirik bagian 2:
I used to roll the dice
Aku dahulu kala biasa melempar dadu
Feel the fear in my enemy's eyes
Rasakan ketakutan di mata musuhku
Listen as the crowd would sing
Mendengarkan banyak orang bernyanyi
Now the old King is dead, long live the King
Sekarang si raja tua tlah meninggal, hiduplah raja

Diceritakan lebih lanjut dalam lirik bagian 2 ini,  bahwa dahulu kala Chris sering bermain dadu, berjudi dengan nasib, dengan melemparkan dadunya di jalan peperangan (I used to roll the dice / Aku dahulu kala biasa melempar dadu). Chris berharap nasib baik menaunginya, karena jika ia menang dalam peperangan ia akan menjadi raja, dan membuat takut para lawan (Feel the fear in my enemy's eyes / Rasakan ketakutan di mata musuhku). Dan harapan Chris pun terwujud, ia memenangkan peperangan, berhasil membunuh raja lama, kemudian ia pun jadi raja baru, hiduplah raja baru (Now the old King is dead, long live the King / Sekarang si raja tua tlah meninggal, hiduplah raja). 

Makna lirik bagian 3:
One minute I held the key
(Satu menit aku memegang kunci)
Next the walls were closed on me
(Selanjutnya dinding tembok menutupku)
And I discovered that my castles stand
(Dan aku pun menemukan bahwa istanaku tlah berdiri)
Upon pillars of salt and pillars of sand
(Di atas tiang garam dan tiang pasir)


Menjadi raja baru, memegang kunci kekuasaan, membuat Chris begitu sombong dan kesombongan itulah yang membuat kehidupan Chris berlalu begitu cepat, membuat tahun-tahunnya menjadi raja terasa seperti hitungan menit (One minute I held the key / Satu menit aku memegang kunci). Ditahap selanjutnya, Chris akhirnya turun tahta karena digulingkan oleh rakyatnya sendiri, Chris kemudian dipenjara ditembok istananya sendiri (Next the walls were closed on me / Selanjutnya dinding tembok menutupku). Dari sinilah Chris menjadi seorang pesakitan, ia merasa sakit hati bagai luka yang tersiram oleh garam, begitu pedih (And I discovered that my castles stand, Upon pillars of salt and pillars of sand / Dan aku pun menemukan bahwa istanaku tlah berdiri, Di atas tiang garam dan tiang pasir)

Makna lirik bagian 4:
I hear Jerusalem bells a-ringing
(Kudengar bel Yerusalem berbunyi)
Roman cavalry choirs are singing
(Kuda tempur kavaleri Romawi bernyanyi)
Be my mirror, my sword and shield
(Jadilah cerminku, pedangku dan tamengku)
Missionaries in a foreign field
(Para misionari di medan tak dikenal)
For some reason I can't explain
(Karena beberapa alasan tak bisa kujelaskan)
Once you'd gone there was never
(Begitu kau pergi tak pernah ada)
Never an honest word
(Tak pernah ada kata jujur)
And that was when I ruled the world
(Dan saat itulah kukuasai dunia)


Chris martin mendapat gelar rajanya dengan jalan perang. Dia pun telah melakukan hal-hal jahat sebagai raja, tak ada kejujuran didalam pemerintahanya. Sekarang, bagaimanapun, dia menyadari bahwa raja yang sebenarnya bukanlah dia, melainkan nabi isa (dalam pandangan islam) atau Kristus (pandangan nasrani). Karna semenjak isa pergi, bel yerusalem, tentara romawi, maupun kejujuran di dunia sudah tak ada lagi.

Makna lirik bagian 5:
It was the wicked and wild wind
Itu adalah angin jahat dan liar
Blew down the doors to let me in
dobraklah pintu biarkan aku masuk
Shattered windows and the sound of drums
Porak-porandakan jendela dan suara genderang
People couldn't believe what I'd become
Orang-orang tak kan percaya kan jadi apa aku nantinya
Revolutionaries wait
Para revolusioner menunggu
For my head on a silver plate
Kupakai plat perak di kepalaku
Just a puppet on a lonely string
Hanya boneka di tali tipis
Oh who would ever want to be king?
Oh siapa yang ingin jadi raja?


Karena kejahatan Chris Martin sebagai raja, rakyatnya pun kemudian memberontak bagai angin yang jahat (It was the wicked and wild wind / Itu adalah angin jahat dan liar). Rakyatnya pun kemudian mendobrak pintu istana dan akhirnya mengggulingkan Chris martin (Blew down the doors to let me in
/ dobraklah pintu biarkan aku masuk). Para tentara revolusioner untuk menggulingkanya pun menunggu dan terbentuk (Revolutionaries wait / Para revolusioner menunggu). Oh dalam kejadian tersebut, Chris pun berucap siapa yang ingin menjadi raja? (Oh who would ever want to be king?). Jika raja seperti dirinya hanya berbuat jahat dimuka bumi ini kan? Chris pun akhirnya sadar dan ingin merevolusi dirinya pula ke arah lebih baik.

Kesimpulan interpretasi makna lirik lagu viva la vida

Setelah kita interpretasi dan maknai keseluruhan lirik-nya, dapat disimpukan bahwa makna lagu Viva La Vida milik colplay, bercerita tentang seorang raja, kita andaikan saja sebagai Chris Martin (vokalis Coldplya) yang pada zaman dahulu kala pernah menaklukkan dunia dan punya kuasa besar atas rakyatnya. Untuk menjadi raja, Chris menghalalkan segala cara seperti berperang dan membunuh. Dan setelah ia jadi raja pun, Chris masih saja melakukan banyak kejahatan terhadap rakyatnya, ia juga kemudian berubah menjadi raja yang sombong. Karena kelakuannya itu, rakyatnya pun kemudian memberontak, rakyatnya pun kemudian mendobrak pintu istana dan akhirnya mengggulingkan Chris martin. Pada akhir-nya pun, Chris kemudia dipenjara dan menjadi rakyat jelata lagi.

Salah satu lirik lagu yang berbunyi (Oh who would ever want to be king? / Oh siapa yang ingin jadi raja?) berusaha menggambarkan kalau dari kejadian pemberontakan tersebut, Chris pun kemudian sadar kalau seorang raja jahat seperti dirinya pantas mendapatkan semua itu. Siapa sih yang ingin menjadi raja? Jika raja seperti dirinya hanya berbuat jahat dimuka bumi ini kan? Chris pun akhirnya sadar dan ingin merevolusi dirinya pula, ke arah yang lebih baik.

Dan walaupun Chris telah kehilangan kerajaannya, mengalami rasa sakit, melalui banyak tahapan lika-liku kehidupan, ia masih punya semangat dalam menjalani hidup. Ia masih pula semangat belajar menjadi orang yang lebih baik lagi, bertanggung jawab atas segala kesalahan yang ia perbuat. Kisah tersebut sama halnya dengan kisah Frida Kahlo yang walau hidupnya dipenuhi dengan rasa sakit, hidupnya dipenuhi sayatan-sayatan bilah pisau pemotong semangka, ia masih bisa melukis lukisan yang berkisah tentang semangat hidup walau tlah melalui berbagai fase kehidupan nan pelik.

*NOTE: Perlu diketahui, inspirasi raja dalam lirik lagu ini tak pernah jelas, chris martin maupun Guy Berryman dan personel coldplay lainya sebagai pencipta lagu tak pernah menyebutkan secara detil siapa raja dalam lagu ini.

Pesan moral lirik lagu viva la vida

1. Mengakui kesalahan
Chirs martin dalam lirik lagu ini seolah memerankan karakter raja yang kehilangan kekuasaanya karna ia menjadi raja yang jahat. Di sini dengan lapang dada Chris seolah mengakui bahwa benar saja ia kehilangan semua jabatanya, karna ia orang jahat. Sehingga Chris seolah ingin memberi pesan jika mengakui semua kesalahan yang kita perbuat, akan membuat diri kita jadi pribadi lebih baik karna belajar dari kesalahan tersebut.

2. Hidup penuh liku-liku
Layaknya lukisan semangka Frida Kahlo yang terbelah menjadi berbagai bentuk potongan termasuk utuh, diiris menjadi dua, diiris menjadi seperempat, dan diiris dalam bentuk seperti bunga, hidup ini juga layaknya potongan semangka tersebut. Kadang kita menjadi pribadi baik, kadang jadi pribadi jahat, kadang jadi pribadi yang hancur dsb. Kita sejatinya melewati fase tersebut baik fase senang maupun sakit, untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik. Maka jika kamu mengalami kesulitan, jangan lah menyerah, tetaplah semangat menjalani hidup, karena kesulitan itu merupakan suatu fase dalam kehidupan.  


Penutup:

kebanyakan dari kita selalu percaya bahwa setiap artis /penyanyi /penulis lagu yang baik, dapat secara efektif menyampaikan banyak makna disetiap lagunya. Sehingga walaupun hanya satu lagu, setiap orang/setiap pendengar dapat meng-interpretasi banyak makna disetiap liriknya. jadi, pada lagu ini, interpretasi dan pemaknaan lagunya berdasarkan asumsi penulis blog. terserah kalian ingin memaknainya seperti apa ya. Interpretasi Viva la Vida ini jauh dari kata sempurna mengingat lagunya yang multitafsir, jadi jika ada pemikiran lain dari lagu ini tulis komentar dibawah. 

*Penulis lirik lagu Viva la Vida adalah Will Champion, Jonny Buckland, Guy Berryman & Chris Martin. Lagu ini rilis pada 25 Mei 2008. Lagu inimasuk ke dalam album Album Viva La Vida or Death and All His Friends (tahun 2008). Sedangkan interpretasi pemaknaan pada lirik lagu ini berasal dari pendapat pribadi penulis blog. 

Coldplay ~ Viva la Vida (Official Music Video)

27 Responses to "Makna Dibalik Lagu Coldplay ~ Viva la Vida"

  1. Namanya interpretasi bisa beda-beda. Tergantung pola pikir dan wawasan pembaca. Setuju sama tulisannya. Keren.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan cuma asal keren, tapi juga harus sesuai dengan fakta. apa lagi kalau sudah menyangkut dengan sejarah.

      Hapus
    2. perlu diketahui, bahwa walaupun tulisan saya bersifat opini pribadi, namun tulisan saya juga punya sumber refrensi. namun semua itu diserahkan kembali pada pembaca karna pembaca punya opini masing-masing

      Hapus
  2. Balasan
    1. memang bukan, itu istilah dalam liriknya. karna nabimusa zaman dulu memang dia telah mengalahkan raja firaun jadi musa hanya diibaratkan seperti raja atau diibaratkan sebagai penguasa. itu hanya istilah atau metafora yang tentunya kakak juga memahaminya

      Hapus
  3. Balasan
    1. hay kak, saya tak seperti blog lain yang kadang menuntup kolom komentarnya. dengan kata lain saya menerima kritik, dan pembaca bisa menilai tulisanya. namun mengkritik juga harus membangun, jangan malah menghujat. karna sudah saya tulis berkali-kali, bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi, bukan fakta yang sebenarnya. jika kurang bjelas bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi mohon bacalah Privacy Policy dan Disclaimer blog ini. terimakasih :) jadi, jika kaka tak setuju dengan tulisan ini, maka sanggahlah tulisan dengan opini kakak sendiri DAN tentunya dengan iktikat yang santun. terimakasih :)

      Hapus
  4. Bukan revolusi rakyat Prancis terhadap Raja Louis XVI?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penulis lirik lagu Viva la Vida adalah Will Champion, Jonny Buckland, Guy Berryman & Chris Martin. mereka tak pernah memaknai lagu ini sebagai kisah dari revolusi rakyat Prancis terhadap Raja Louis XVI dalam setiap wawancaranya. adapun kenyataanya si pencipta lagu hanya mengatakan bahwa lagu ini berkisah tentang seorang pria yang kehilangan tahtanya dan tak menyebutkan secara jelas raja dalam lirik lagu itu siapa

      Hapus
  5. Bukan nabi musa yg memiliki kekuatan untuk membelah lautan, melainkan TuhanlTuhan yg melakukan semua itu, dan lagi misi utama nabi musa bukan untuk berperang, melainkan membewa keluar bangsanya yahudi keluar dari perbudakan ditanah mesir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap benar sekali, nabi musa memang membelah lautan atas kuasa tuhan

      Hapus
  6. Udah nulis asal asalan, ditinggal pergi pula. Klo brani ayo jawabin satu satu yang komen disini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hay kak, saya tak seperti blog lain yang kadang menuntup kolom komentarnya. dengan kata lain saya menerima kritik, dan pembaca bisa menilai tulisanya. namun mengkritik juga harus membangun, jangan malah menghujat. karna sudah saya tulis berkali-kali, bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi, bukan fakta yang sebenarnya. jika kurang bjelas bahwa tulisan ini bersifat opini pribadi mohon bacalah Privacy Policy dan Disclaimer blog ini. terimakasih :) jadi, jika kaka tak setuju dengan tulisan ini, maka sanggahlah tulisan dengan opini kakak sendiri DAN tentunya dengan iktikat yang santun. terimakasih :)

      Hapus
  7. Ini hanyalah opini pribadi si penulis jika ada yang tidak setuju silahkan coment pendapat kalian bukan malah menjatuhkan,jd tolong hargai pendapat nya,mohon pengertiannya,terimakasih :)

    BalasHapus
  8. menurutku sih udah bagus banget

    BalasHapus
  9. Terimakasih admin yang sudah menjabarkan lagu vivalavida dengan lengkap, selalu baca langsung ngerti. BTW req lagu2nya bts dong ��

    BalasHapus
  10. Keren, selama ini cuma denger doang, ternyata maknanya dalem

    BalasHapus